Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
agen togel terpercaya
Game MM Bola Tangkas Indonesia
 Agen Poker IDN Terpercaya
 Agen Poker Terpercaya
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Barbie Nouva ternyata punya pengalaman buruk dalam hidupnya. Model seksi ini mengaku pernah menjadi korban pemerkosaan.

Pengakuan Barbie mulanya dikatakan dalam sebuah acara ‘Brownies’ yang dipandu Ruben Onsu. Lalu, kini ia menceritakan lebih rinci soal menjadi korban pemerkosaan.

Dikatakan Barbie Nouva, kejadian terjadi beberapa tahun yang lalu di Balikpapan. Kebetulan kota itu ternyata tanah kelahirannya.

Saat itu Barbie mendadak ditodong pistol oleh pria tua. Lalu pemerkosaan itu pun terjadi.

“Cuma satu, tapi aku ingat banget aku disodorin beceng warna emas. Harusnya kalau aku cari tahu, mungkin pelakunya bakal ketangkep,” ujarnya lewat pesan singkat.

Diperkosa, Barbie Nouva ternyata tak melaporkan hal itu ke polisi. Padahal sampai saat ini ia masih mengingat jelas pelakunya.

“Iya aku masih ingat jelas mukanya. Makanya geli sama orang-orang tua laki-laki,” tuturnya.

Model seksi itu pun menjelaskan alasannya tak membawa ke ranah hukum.

“Kayak orang linglung gimana mau lapor,” ujarnya

Usai kejadian naas itu terjadi, ia takut untuk berkunjung dan kerja ke tempat tersebut.

“Di Kalimantan Balikpapan. Makanya aku nggak pernah mau pulang ke sana lagi. Banyak banget hal buruk yang nimpa. Tiap turun dari pesawat kalau harus manggung di sana, aku gemeteran dan pengin cepat-cepat pergi,” katanya.

Selain itu, Barbie Nouva juga mengalami beberapa trauma. Model seksi ini jadi ogah berpacaran. Sebab, ia masih takut untuk dipegang dengan lawan jenis.

“Aku nggak pernah mau pacaran. Kalau punya pacar, ya nggak boleh pegang aku, karena kalau dipegang aku bisa tiba-tiba nangis nggak jelas,” ujarnya.

Menjadi korban pemerkosaan, ia pun tak pernah menceritakan hal itu ke orang tuanya. Barbie menjelaskan alasan tak berkeluh kesah ke ayah dan ibunya. Model seksi itu takut orang tuanya merasa gagal mendidiknya.

“Nggak pernah cerita. Aku nggak berani ngomong ke mereka, karena takut papaku sedih, ngerasa gagal jadi pahlawan di keluarga,” ujarnya

No comments yet... Be the first to leave a reply!